Apa itu Jaringan Nirkabel? Yuk Cari Tau!

Jaringan nirkabel atau wireless network menjadi solusi praktis dalam menghubungkan perangkat tanpa menggunakan kabel fisik. Teknologi ini memungkinkan mobilitas tinggi, kemudahan instalasi, dan efisiensi dalam berbagai lingkungan, mulai dari rumah tangga hingga perkantoran.

Kali ini saya akan membahas pengertian jaringan nirkabel, cara kerjanya, serta kelebihan dan tantangan yang menyertainya.

Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Jaringan Nirkabel?

Jaringan nirkabel adalah teknologi yang bisa menghubungkan 2 maupun lebih perangkat agar dapat berkomunikasi tanpa perlu memakai kabel untuk transmisi datanya. Dengan adanya jaringan ini, kita dapat saling terhubung satu dengan yang lainnya meskipun jauh dari router.

Jaringan ini memakai gelombang elektromagnetik, seperti radio, mikro sampai infrared yang berfungsi untuk mengirim data antar perangkat. Jarak yang dapat dijangkau apabila memakai jaringan cukup beragam dan biasanya ada yang bisa di jarak jauh dan juga jarak dekat saja.

Anda pasti memiliki barang yang telah mendukung teknologi jaringan ini seperti contohnya smartphone di mana sudah mendukung Wi-Fi serta bluetooth. Jika dibandingkan dengan kabel pada komputer yang memerlukan kabel apabila ingin terhubung dengan jaringan internet, tentu lebih efisien memakai jaringan ini.


Jenis-Jenis Jaringan Nirkabel

Berdasarkan jangkauannya, jaringan nirkabel memiliki empat jenis yang berbeda:

1. WLAN (Wireless Local Area Network) 

Wireless Local Area Network dapat menghubungkan dua atau lebih perangkat untuk saling bertukar data dan informasi. WLAN memberikan beberapa koneksi melalui access point untuk jaringan internet yang lebih luas. WLAN, biasanya digunakan pada tempat-tempat yang wilayahnya kecil. 

Contoh pemakaian WLAN hanya mampu menjangkau area perkantoran, sekolah, bandara, perpustakaan, dan sebagainya dengan cakupan yang sedikit.


2. WWAN (Wireless Wide Area Network) 

Wireless Wide Area Network ini bisa digunakan untuk pengguna yang terkoneksi ke jaringan pribadi atau jaringan publik dengan jangkauan yang jauh. WWAN mampu menjangkau gabungan beberapa wilayah sekaligus hingga membentuk jaringan satu negara. 

Contoh penggunaan WWAN yaitu  2G, 3G, 4G, dan sebagainya. Semua orang yang memiliki perangkat smartphone pasti menggunakan jaringan jenis ini. 


3. WMAN (Wireless Metropolitan Area Network) 

Wireless Metropolitan Area Network dapat saling menghubungkan di beberapa titik pada wilayah metropolitan. Pengguna bisa menempuh jaringan ini dengan mudah ketika menggunakan jenis ini. 

Contoh penggunaan WMAN seperti pada gedung perkantoran A dengan gedung perkantoran B. Kemudian, jaringan ini juga dapat menjangkau satu kota sekaligus. Jaringan WMAN biasa disebut dengan istilah metropolitan yang berarti kota atau wilayah.


4. WPAN (Wireless Personal Area Network) 

Wireless Personal Area Network merupakan jaringan nirkabel yang jangkauannya paling kecil karena bersifat mendadak. Jarak yang bisa dijangkau dengan jenis jaringan ini yaitu sepuluh meter. 

Salah satu contoh penggunaan jaringan ini yaitu bluetooth yang terdapat pada handphone, laptop, tablet, dan gadget yang lainnya.


Contoh Jaringan Nirkabel

Jaringan nirkabel bisa ditemukan di berbagai tempat dengan berbagai jenis penerapan. Berikut adalah beberapa contoh jaringan nirkabel yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari:

Wi-Fi

Ini adalah jenis jaringan nirkabel yang paling umum digunakan di rumah atau kantor. Dengan menggunakan router nirkabel, kamu bisa mengakses internet tanpa kabel.

Bluetooth

Teknologi nirkabel yang sering digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat kecil, seperti earphone, keyboard, dan mouse, ke perangkat lainnya tanpa perlu kabel.

Jaringan Seluler (4G/5G)

Jaringan seluler yang digunakan oleh ponsel dan perangkat mobile lainnya juga merupakan bentuk jaringan nirkabel. Teknologi ini memungkinkan komunikasi data jarak jauh tanpa menggunakan kabel fisik. 

NFC (Near Field Communication)

Teknologi ini memungkinkan perangkat untuk saling berkomunikasi ketika didekatkan satu sama lain, sering digunakan dalam pembayaran digital atau berbagi informasi antar perangkat.


Komponen Jaringan Nirkabel

Dalam menyusun jaringan nirkabel, ada beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan:

Access Point

Access point adalah perangkat kunci dalam jaringan nirkabel. Fungsinya serupa dengan HUB dalam jaringan berbasis kabel. Access point bertugas sebagai titik akses yang menghubungkan komputer ke dalam jaringan nirkabel. Biasanya, access point dilengkapi dengan antena dan port RJ45 untuk koneksi.

Wireless LAN Card

Wireless LAN Card digunakan untuk menghubungkan komputer ke dalam jaringan nirkabel. Kartu ini umumnya dipasang pada slot PCI di komputer. Terdapat berbagai jenis wireless LAN card dengan kemampuan jangkauan yang berbeda, mulai dari yang cocok untuk penggunaan dalam ruangan hingga yang memiliki jangkauan yang lebih luas. Beberapa kartu dilengkapi dengan antena eksternal untuk meningkatkan kinerja.

Wireless PCMCIA

Wireless PCMCIA adalah perangkat yang sering digunakan pada laptop atau komputer jinjing. Perangkat ini memiliki bentuk yang lebih tipis dan dipasang pada slot PCMCIA di perangkat. Saat ini, banyak laptop yang sudah dilengkapi dengan fitur nirkabel, sehingga dapat mendeteksi sinyal jaringan di sekitarnya.

Wireless USB

Wireless USB adalah perangkat yang terhubung ke port USB pada komputer. Terdapat dua jenis wireless USB yang umum di pasaran, yaitu Wireless USB Stick dan Adapter. Wireless USB dengan tipe Adapter memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan tipe Stick.


Kelebihan dari Jaringan Nirkabel

Beberapa kelebihan yang bisa didapatkan dari jaringan tersebut meliputi:

  1. Jangkauan dan cakupan luas. Jaringan ini menawarkan jangkauan dan cakupan yang luas, serta dapat diakses di tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel. Selain itu, cakupan jaringannya biasanya berskala besar tanpa memerlukan proses instalasi yang rumit.
  2. Instalasi yang mudah. Instalasi jaringan ini lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan penggunaan kabel.
  3. Pengembangan jaringan yang mudah. Berbeda dengan jaringan kabel yang membutuhkan biaya besar untuk memperluas cakupannya, pengembangan jaringan ini lebih mudah dilakukan.
  4. Penggunaan jaringan yang mudah. Tidak memerlukan kabel pada proses transmisi data membuat penggunaan jaringan ini lebih praktis. Mobilitas saat menggunakan jaringan ini mudah dan dapat diakses di mana saja tanpa perlu kabel yang panjang. Selain itu, biaya maintenance dan perawatan jaringan ini juga lebih mudah.
  5. Penggunaan resource yang mudah. Infrastruktur dan peralatan yang digunakan untuk jaringan ini tidak memakan tempat terlalu banyak, sehingga penggunaan resource akan lebih mudah. Fleksibilitas lokasi juga didukung oleh jaringan ini.


Kekurangan dari Jaringan Nirkabel

Beberapa kekurangan yang dimiliki adalah:

  1. Rawan gangguan sinyal. Jaringan ini rentan terhadap gangguan sinyal, terutama saat terjadi hujan atau cuaca buruk, karena menggunakan gelombang elektromagnetik.
  2. Kecepatan bisa berkurang. Kecepatan transfer data jaringan nirkabel cenderung lebih lambat dibandingkan dengan jaringan kabel, sehingga kecepatannya dapat berkurang.
  3. Rentan dengan pencurian data. Penggunaan jaringan nirkabel rentan terhadap pencurian data meskipun telah dianggap cukup aman. Namun, keamanannya masih lebih rendah dibandingkan dengan jaringan kabel.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, jaringan nirkabel telah membawa manfaat besar dalam memfasilitasi akses ke informasi dan sumber daya, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dan meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Namun, penting untuk memperhatikan kelemahan dan risiko penggunaan jaringan nirkabel dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk membantu memahami konsep jaringan nirkabel lebih jelas, berikut ini video yang menjelaskan cara kerja, manfaat, dan penerapan teknologi wireless dalam kehidupan sehari-hari.

Salam!



Komentar